Sigi, 23 Juli 2026 - Sekretaris Dinas Pariwisata hadir dengan mewakili Kepala Dinas Pariwisata dalam agenda Pembukaan Festival Danau Lindu yang dirangkaikan penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Universitas Gadjah Mada. Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Jumat malam tepat pukul 20.00 WITA. Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, serta dihadiri jajaran pejabat daerah, instansi pusat, dan akademisi terkemuka. Kehadiran Sekretaris Dinas Pariwisata menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendorong optimalisasi potensi sektor pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan guna kemajuan bersama masyarakat setempat.

Selain pembukaan gelaran budaya dan pariwisata bulanan tersebut, penandatanganan MoU dengan Universitas Gadjah Mada menjadi momen krusial untuk memperkuat riset, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta riset strategis tata kelola destinasi wisata berbasis kearifan lokal. Kolaborasi akademis ini diyakini mampu memberikan landasan ilmiah yang kuat bagi perencanaan pembangunan pariwisata di kawasan Danau Lindu agar tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal. Perguruan tinggi diharapkan berperan aktif dalam mendampingi masyarakat dan pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan pariwisata yang inklusif, inovatif, serta berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional pada masa mendatang.

Sejumlah tokoh dan pejabat penting turut hadir dalam kegiatan meriah ini, antara lain Staf Ahli Bidang Ekonomi, Rusniadi, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah. Kehadiran para pejabat tinggi dari tingkat provinsi ini menunjukkan adanya dukungan penuh dan sinergi lintas pemerintahan dalam memajukan destinasi pariwisata unggulan di Kabupaten Sigi. Selain itu, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi juga tampak hadir mendampingi jalannya acara pembukaan festival secara langsung bersama para tamu undangan lainnya. Kehadiran para tokoh penting tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Turut hadir pula Arum Darmaningtyas, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan, yang hadir secara khusus untuk mewakili Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Kehadiran perwakilan kementerian ini menegaskan bahwa Festival Danau Lindu telah mendapatkan perhatian nasional serta masuk dalam radar pengembangan event pariwisata strategis di tanah air. Dukungan dari pemerintah pusat sangat penting untuk memperluas jangkauan promosi wisata daerah agar semakin dikenal oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara secara luas. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan kementerian terkait akan terus diperkuat demi memastikan kesuksesan setiap program pengembangan pariwisata ke depannya.

Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi dari Universitas Gadjah Mada, dan dukungan Kementerian Pariwisata diharapkan mampu membawa sektor pariwisata di Sulawesi Tengah, khususnya kawasan Danau Lindu dan sekitarnya, naik kelas serta berdaya saing global. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Dinas Pariwisata di sela-sela kegiatan seusai prosesi penandatanganan nota kesepahaman berlangsung. Beliau menekankan bahwa kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media merupakan kunci utama dalam mengatasi berbagai tantangan pembangunan kepariwisataan modern. Dengan adanya komitmen bersama ini, kawasan Danau Lindu diproyeksikan bertransformasi menjadi destinasi pariwisata kelas dunia yang tetap berakar kuat pada nilai budaya lokal.

Rangkaian acara yang berlangsung secara khidmat dan meriah tersebut diharapkan dapat memperkuat promosi produk wisata daerah sekaligus membuka peluang investasi serta kemitraan strategis di masa mendatang. Festival Danau Lindu terbukti mampu menarik antusiasme masyarakat luas dan menjadi wadah pelestarian seni budaya tradisonal yang sangat potensial bagi sektor pariwisata. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjadikan festival ini sebagai agenda rutin tahunan yang berkualitas tinggi dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal di Kabupaten Sigi. Melalui momentum ini, masa depan pariwisata Sulawesi Tengah diyakini akan semakin cerah dan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan nasional secara keseluruhan.

 

Sumber : PPID Dinas Pariwisata Provinsi Suawesi Tengah