Palu, 19 Juli 2026 - Malam Penutupan Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026 berlangsung dengan sangat meriah dan penuh antusiasme dari ribuan masyarakat setempat. Acara spektakuler yang diselenggarakan pada hari Minggu malam tersebut dipusatkan di Lapangan Immanuel, Kota Palu. Momentum berharga ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Diah Agustiningsih, M.Pd. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata dari komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung kelestarian budaya sekaligus memajukan sektor pariwisata di wilayah Bumi Tadulako.
Kemeriahan acara penutupan ini semakin terasa istimewa dengan kehadiran para pemimpin tertinggi daerah. Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., tampak hadir didampingi oleh Wakil Gubernur, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Selain itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Sulawesi Tengah, Ny. Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, juga turut menyemarakkan malam yang bersejarah ini. Kehadiran jajaran pemerintahan tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap kesuksesan agenda kebudayaan daerah.
Sinergi yang harmonis lintas sektor juga terlihat jelas melalui kehadiran para tokoh penting lainnya dalam perayaan ini. Ketua Kadin Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, hadir bersama Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar. Kolaborasi instansi ini menjadi pilar utama dalam menyukseskan rangkaian acara. Kehadiran para petinggi militer dan dunia usaha tersebut memberikan rasa aman sekaligus optimisme baru bagi kemajuan ekonomi dan stabilitas sosial masyarakat di Kota Palu.
Penyelenggaraan festival rakyat tahunan ini tidak hanya berfungsi sebagai panggung untuk menjaga kelestarian adat istiadat nusantara. Lebih dari itu, ajang bergengsi ini terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif secara signifikan di wilayah setempat. Ratusan pelaku UMKM lokal mendapatkan berkah ekonomi yang luar biasa melalui stand penjualan mereka. Aktivitas transaksi yang padat selama acara berlangsung menjadi bukti otentik bahwa sektor pariwisata berbasis budaya efektif mendorong kesejahteraan masyarakat kecil.
Kebersamaan malam itu kemudian ditutup dengan keseruan acara Nonton Bareng Bola Gembira yang diinisiasi oleh Kadin dan Kodam. Atmosfer Lapangan Immanuel berubah menjadi lautan kegembiraan saat para petinggi daerah berbaur hangat tanpa sekat bersama ribuan warga yang memadati area. Kemeriahan nobar ini sukses menciptakan suasana pesta rakyat sejati yang menyatu dan penuh kebahagiaan. Perayaan yang luar biasa ini akhirnya resmi berakhir dengan meninggalkan kesan mendalam dan persatuan yang kokoh bagi seluruh masyarakat.
Sumber : PPID Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah
