Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Mamun Amir , didampingi Plt, Kepala Bappeda Dr. Swandi, Plt. Stap Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dahri Saleh , Kembali Berkunjung Ke Dinas Bina Marga dan Tata Ruang dan Dinas Pariwisata, Selasa , 10 Agustus 2021.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Mamun Amir, pada kunjungannya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang diterima langsung oleh Kepala Dinas Ir. Syafullah Djafar, M.Si , selanjutnya Wakil Gubernur menyampaikan kehadirannya untuk bersilahturahmi dan memastikan seluruh program dan kegiatan pemerintah daerah berjalan sesuai dengan target dan rencana yang sudah ditetapkan.
Selanjutnya Wakil Gubernur Memastikan Seluruh OPD sudah menyelesaikan Usulan Program dan Kegiatan untuk tahun 2022, sesuai dengan Program Prioritas Provinsi dan Program usulan Kabupaten dan Kota untuk diselaraskan sesuai dengan VISI dan MISI Gubernur dan Wakil Gubernur .
Wakil Gubernur juga menyampaikan bahwa program 100 M/Tahun untuk masing-masing Kabupaten/Kota, ke depan Program dan Kegiatan yang diusulkan akan disinkronkan untuk Program dan Kegiatan 100 M/Tahun pada masing-masing Kabupaten dan Kota, sehingga pemerataan pembangunan dan memberikan rasa keadilan dan bisa untuk mempercepat terwujudnya capaian Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur.
Wakil Gubernur menyampaikan harapannya melihat prioritas pembangunan infrastruktur yang sudah disampaikan Gubernur kedepan untuk Kota Palu, Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Tolitoli , Tojo Una-Una dan Morowali, maka untuk Kabupaten Banggai prioritas adalah jalan Siuna-Boalemo, dan Kajian Pembangunan Jembatan Halimun Bangkep-Balut.

Selanjutnya Wakil Gubernur Berkunjung pada Dinas Prawisata. Pada kesempatan itu wakil Gubernur menyampaikan agar promosi potensi wisata di Sulawesi Tengah dapat didukung dengan Pembangunan sarana dan prasana infrastruktur pendukung.
Wakil Gubernur juga meminta agar promosi wisata dapat dimaksimalkan melalui melalui media sosial, untuk itu kolaborasi setiap OPD perlu dalam peningkatan potensi Pariwisata.
Wakil Gubernur menyampaikan bahwa alokasi Perjalanan Dinas dan Belanja Pegawai harus dilakukan efesiensi diprioritaskan untuk belanja percepatan Pembangunan, Pengentasan kemiskinan dan Pengangguran .
Biro Adm Pimpinan
