Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif RI/ Kepala Badan Pariwisata & Ekonomi Kreatif RI Bapak Sandiaga Salahudin Uno didampingi Deputi Bidang Industri & Investasi Bpk Fadjar Hutomo, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi & Infrastruktur Bapak Vinsensius Jemadu, Sekretaris Deputi Bidang Pemasaran & Direktur Pengembangan Destinasi Regional II-D3 Bapak Wawan Gunawan; menerima audensi kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Tengah Bapak H. Rusdy Mastura yg didampingi Bupati Poso Ibu Verna GM Ingkiriwang, Tim Ahli Gubernur Bidang Ekonomi & Investasi Bapak Rony Tanusaputera, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan & Kesra Ibu Rohani Mastura, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah Bapak I Nyoman Sriadijaya, Plt. Karo Adm. Pimpinan Bapak Edy Lesnusa & Kasi Strategi Pemasaran Pariwisata Disparprov Sulteng Ibu Herny Herawati Abd. Gani, di ruang rapat Gedung Sapta Pesona Kemenpar RI.

Kunjungan kerja silaturahmi Gubernur Sulawesi Tengah disambut Mas Menteri Pariwisata dengan mengenakan pakaian daerah betawi dengan sapaan yang sangat akrab & ramah melalui beberapa ungkapan pantun bermakna tentang destinasi & kuliner yang ada di Sulawesi Tengah yang dimaksudkan untuk membangkitkan semangat penyelenggaraan pariwisata & ekonomi kratif khususnya di Sulawesi Tengah.
Gubernur Sulawesi Tengah pada kesempatan tersebut memaparkan tentang Pembangunan & Pengembangan Pariwisata di Sulawesi Tengah dengan rekomendasi : Kemenparekraf diharapkan dapat mendukung percepatan peningkatan status Bandara Mutiara Sis Aljufri sebagai Bandara Internasional untuk mendukung pengembangan 5 bandara penyangga Kabupaten di Sulawesi Tengah serta sebagai penyangga Ibu Kota Negara Baru di Kalimantan Timur. Kemenparekraf melakukan sosialisasi Penyusunan Rencana Induk & Rencana Detail Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kepulauan Togean sesuai RIPARNAS Nomor 50 Tahun 2011. Bapak Gubernur juga memintakan dukungan pembangunan destinasi pariwisata & ekonomi kreatif melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 & Dana Dekonsentrasi 2023 untuk peningkatan Kapasitas SDM Parekraf & Promosi Parekraf. Diakhir paparan Bapak Gubernur meminta agar Sulawesi Tengah minimal 3 event daerah dapat masuk pada Kharisma Event Nasional (KEN) 2022 serta sangat berharap Mas Menteri dapat melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Tengah.
Pada kesempatan berikutnya Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah memohon agar Kemenparekraf dapat mendukung pembangunan & pengembangan Destinasi Prioritas Sulawesi Tengah yaitu untuk Kawasan Lore Lindu & Kawasan Kepulauan Togean yang keduanya merupan kawasan Cagar Biospere & masing2 sudah memiliki master plan & kajian teknis serta dapat mendukung kajian pengembangn potensi Geopark Sesar Palu Koro, Danau Tektonik Poso & Anjakan Batui/ Lempeng Dasar Laut tertua agar dapat ditetapkan sebagai Warisan Geologi Nasional.
Isue tentang Cagar Biospere & Geopark sangat memungkinkan Sulawesi Tengah akan lebih dikenal di Mancanegara.

Bupati Poso, memohon agar Festival Danau Poso yang dulunya sebagai event mayor Sulawesi Tengah & sebelum Covid 19 sudah masuk dalam Calender of Event (CoE) & untuk tahun ini kembali dapat didukung sebagai Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022. Lebih lanjut Ibu Bupati Poso sangat antusias memberikan informasi tentang keunaikan keraifan lokal potensi kawasan danau Poso dengan keragaman hayatinya, memiliki satwa & flora endemik serta destinasi wisata & seni budaya yang sangat unik & menarik serta peninggalan peradaban situs prasejarah berupa patung megalitikum yang membuat Mas Menteri Parekraf langsung menyatakan mendukung & akan hadir langsung pada Festival Danau Poso bulan Agustus 2022 mendatang sekaligus melihat destinasi yang disampaikan oleh Ibu Bupati serta Destinasi Daerah lainnya selama nantinya Mas Menteri melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Tengah serta berharap Poso memiliki branding parekraf yang diharapkan mampu mengubah stigma dari Poso yang kurang aman menjadi daerah tujuan wisata yang aman untuk dikunjungi. Mas menteri juga minta agar Pemerintah Daerah serius membangun Desa Wisata melibatkan Kelompok Sadar Wisata & Bumdes serta membangun Kota Kreatif yang pasti akan dapat mencipatkan usaha baru yang menyerap tenaga kerja yang banyak untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pada akhir acara audensi tersebut Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif meminta kepada semua Deputi yang hadir atau yang mewakili untuk mendukung yang menjadi rekomendasi yang disampaikan oleh Bapak Gubernur Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Pariwisata & Bupati Poso sesuai dengan kewenangan masing- masing, bersama-sama membangun Kolaborasi, Adaptasi & Inovasi untuk kemajuan Parekraf khususnya di Sulawesi Tengah.
Biro Administrasi Pimpinan.
